
Medan,(infokasus24.com)– Keluarga besar Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) merayakan Natal 2025 dengan penuh sukacita di Regale International Convention Center Medan, Jumat malam (19/12/2025).
Acara ini dihadiri oleh ratusan tamu dari berbagai Kejaksaan Negeri di kabupaten/kota serta Cabang Kejaksaan Negeri se-Sumatera Utara.
Tema perayaan Natal tahun ini adalah “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga”, diambil dari Matius 1:21-24. Sub tema yang diusung adalah “Jadikanlah Perayaan Natal sebagai momentum membangun hati nurani insan Adhyaksa untuk mewujudkan penegakan hukum yang berintegritas dan berkeadilan dimulai dari keluarga”.
Kebersamaan dan Toleransi dalam Keluarga Adhyaksa
Ketua Panitia Natal, Kolonel Lukas Sambiono, menyampaikan bahwa kehadiran bersama pada malam itu menjadi bukti nyata kebersamaan, toleransi, dan persaudaraan di lingkungan Kejatisu.
“Tema Natal ini bukan sekadar kata-kata, melainkan panggilan untuk membagikan kasih dan keselamatan dalam keluarga,” ujar Asisten Pidana Militer Kejatisu tersebut.
Ia juga menambahkan bahwa panitia telah melaksanakan berbagai kegiatan sosial, seperti donor darah dan bakti sosial ke panti asuhan serta panti jompo, sebagai wujud nyata tema Natal.
Seluruh rangkaian acara berhasil terlaksana berkat dukungan penuh dari Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Dr. Harli Siregar. Dari 1.500 undangan yang disebar, jumlah tamu yang hadir bahkan melebihi kapasitas penuh.
Sambutan Kajatisu : Keluarga Kuat Lahirkan Integritas Institusi
Dalam sambutannya, Dr. Harli Siregar mengajak seluruh peserta untuk mendoakan korban bencana banjir dan tanah longsor, dengan harapan “habis gelap terbitlah terang”.
“Sesuai tema Natal, keluarga yang kuat akan melahirkan pribadi yang kuat. Pribadi kuat itulah yang menjaga integritas institusi,” tegas Kajatisu.
Ia juga meminta keluarga besar Adhyaksa menjadikan Natal sebagai momen introspeksi, pembaruan iman, dan penguatan komitmen, baik dalam keluarga maupun tugas penegakan hukum.
Perayaan Natal ini tidak hanya menjadi ajang ibadah, tetapi juga pengingat bagi insan Adhyaksa untuk terus menjunjung integritas dan keadilan dalam menjalankan tugas. (BM-red).





