
Medan, (Infokasus24.com) – Operasi keselamatan lalu lintas akan berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai 2 hingga 15 Februari 2026.
Direktur Lalu Lintas Polda Sumut, KBP Firman Darmansyah, S.I.K., mengatakan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan yaitu, Operasi Keselamatan adalah Operasi Kepolisian Kendali Pusat selama 14 hari dengan Tema “Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman dan Selamat menjelang pelaksanaan OPS Ketupat 2026”.
Dirlantas juga menyampaikan Tujuan OPS Keselamatan dengan melakukan upaya preemtif, preventif maupun gakkum terhadap pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menyebabkan laka lantas berdasarkan anev Ops Lilin 2025 serta fenomena yang berkembang jelang OPS Ketupat 2026 terhadap orang, kendaraan, jalan maupun lingkungan sesuai karakteristik wilayah masing-masing.
“Sasaran khusus pada Ops ini adalah mewujudkan angkutan umum yang berkeselamatan, penanganan Balap Liar dan giat polantas menyapa dengan Pelibatan komunitas khususnya Ojol sebagai Mitra dalam mendukung Kamseltibcarlantas”, ucapnya.
Sambung Firman, upaya mewujudkan angkutan umum yang berkeselamatan dilakukan giat pemeriksaan kendaraan pada lokasi Check Point pada lokasi strategis dengan tingkat mobilitas tinggi terhadap Bus dalam trayek, Bus pariwisata maupun Travel dan Angkutan Travel tidak resmi, dan Giat ini menjadi tanggung Jawab Ditlantas Polda Sumut.
“Pemeriksaan dilakukan dengan melibatkan pihak terkait BPTD, Dinas kesehatan maupun instansi lainnya thd Kelengkapan adm pengemudi dan kendaraan, Kelaikan kendaraan maupun kesehatan pengemudi”, ujarnya.
Kendaraan yang telah lolos pemeriksaan dapat di tempel stiker yang telah dikirimkan sebagi tanda sehingga tidak lagi dilakukan pemeriksaan berulang selama pelaksanaan.
“Selama pelaksanaan Operasi agar dilakukan pengawasan secara ketat dan laksanakan sesuai prosedur serta wajib dipimpin oleh Perwira”, tutupnya. (DM)








