Home / Politik / Anggota DPRD Medan Desak Wali Kota Seret Pejabat yang Terlibat

Anggota DPRD Medan Desak Wali Kota Seret Pejabat yang Terlibat

Anggota DPRD Kota Medan, Fauzi, S.H.
Foto : Anggota DPRD Kota Medan, Fauzi, S.H. (Ist)

Medan, (Infokasus24.com) – Anggota DPRD Kota Medan, Fauzi, S.H mendesak Wali Kota, Rico Waas menginstruksikan jajarannya untuk mengusut keterlibatan oknum pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) dalam kasus dugaan jual beli jabatan yang menjerat eks Camat Medan Timur, Fernanda, Selasa (11/08/26).

“Kita apresiasi langkah tegas pak Wali Kota dalam hal ini. Tapi, ingat dalam pengusutan dugaan kasus jual beli jabatan ini. Oknum-oknum pejabat setingkat di atas eks Camat Medan Timur ini harus diperiksa. Kalau terbukti, segera copot dan berikan sanksi tegas”, ucap Fauzi.

Fauzi mengingatkan Wali Kota Medan, Rico Waas harus tegas kepada jajaran dan anggotanya, yang terlibat dan coba bermain-main jual jabatan. Sehingga memberikan efek jera kepada terduga pelaku dan memberikan contoh kepada ASN lainnya di Pemko Medan.

“Saya tegaskan kembali, Pak Wali Kota harus berani bongkar skandal jual beli jabatan di Pemko Medan, sapu bersih oknum terlibat. Jangan bikin malu pemerintahan yang dia pimpin”, ucap Fauzi.

“Secara logika, eks Camat Medan Timur, tidak mungkin bermain tunggal dalam kasus ini. Saya menduga ada yang memback-up dia setingkat di atasnya. Itu harus segera dibongkar dan diungkap ke publik”, sambung politik muda Partai Gerindra ini.

Fauzi juga mendesak Inspektorat dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Medan untuk transparan mengusut kasus jual beli jabatan melibatkan eks Camat Medan Timur.

Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Medan ini juga mengingatkan jangan sampai seperti kasus Lurah Aur, sampai sekarang tidak tahu kelanjutan penanganan kasusnya yang sudah sampai dimana, dan sanksi hingga apa diberikan kepada oknum lurah tersebut.

“Jangan cuma tahu mencopot, di ekspos di media massa. Tapi, lanjutan penanganan kasus tidak ada disampaikan kepada publik. Contohnya, kasus Lurah Aur, tahu kita sudah sampai mana penanganannya”, ungkap Fauzi.

Fraksi Gerindra, kata Fauzi, akan mengawasi dan memantau perkembangan kasus jual beli jabatan eks Camat Medan Timur yang viral hingga tuntas. Tapi, jangan sampai sebatas periksa dan dicopot. Habis itu, ‘masuk angin’ proses hasil audit internalnya.

“Masyarakat bisa bosan, baca berita Pemko Medan copot oknum ini, copot oknum itu. Tapi, gak ada akhir yang jelas dan tegas. Sudah lah, jangan heboh diawal dan diakhir masuk angin”, kata Anggota Komisi I DPRD Kota Medan ini.

Fauzi mengatakan pihaknya ingin Pemko Medan memiliki jajarannya yang berintegritas, profesional dan melayani masyarakat. Sehingga diperlukan pengawasan yang ketat agar hal serupa tidak terulang kembali.

“Dengan itu, pelayanan publik berjalan profesional, kinerja ASN di Pemko Medan berjalan maksimal. Bila seluruh ASN memiliki integritas. Tapi, tetap dilakukan pengawasan”, tandas Fauzi. (Red)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *