
Kondisi Kiki Sundari yang sakit terbaring lemah ditempat tidur di rumah orang tuanya yang kondisinya sangat memprihatinkan.
Medan,(Infokasus24.)-Miris melihat kondisi Kiki sundari (29) ibu dua anak terbaring lemah di tempat tidur menderita sakit usus bocor. Awalnya sakit yang dideritanya dikira Kiki hanya sakit perut biasa.Kiki yang bekerja menjahit di tempat orang terkadang sering terlambat makan, apalagi kesukaannya makan mie instan menurut pakar kesehatan bisa penyebab sakit lambung. Senin (3/6/2024)
Di bulan Februari 2024 sebelum puasa Ramadhan sakit perutnya Kiki semakin menjadi – jadi sehingga tak mampu berjalan oleh keluarga Kiki dilarikan ke RS.Madani untuk dirawat intensif dari diagnosa dokter Kiki di vonis menderita asam lambung akut lima hari setelah operasi Kiki diperbolehkan pulang dan kembali membantu ibunya memasak bila ada Warga yang pesta.
Awal bulan Mei 2024 sebulan setelah lebaran sakit lambung Kiki kumat lagi kejang- kejang dan terjatuh oleh keluarga langsung dilarikan ke RS.Mitra Sejati Titi Kuning untuk di rawat secara intensif diagnosa dokter dan hasil rontgen terlihat ada penyumbatan usus harus segera di operasi. Selesai operasi Kiki dipebolehkan pulang dan disarankan dokter istirahat total. Dirawat di rumah orang tuanya dengan kondisi rumah yang memprihatinkan, atap rumahnya bocor bila hujan air menggenang sebetis orang dewasa menambah miris melihatnya.
Dirawatnya Kiki dirumah keluarga semakin bertambah pula beban kebutuhan sehari-hari mereka. Ayahnya yang hanya penjual roti keliling dan ibunya pembantu rumah tangga pas- pasan untuk kebutuhan sekeluarga. Padahal saran dokter Kiki harus diberikan asupan bergizi untuk pemulihan pasca operasi sulit terpenuhi.
Kondisi Kiki yang sakit terbaring lemah di tempat tidur, terdengar Warga Nezza Sahfitri (34) jurnalis sekaligus relawan kemanusiaan berinisiatif melapor ke Kelurahan Tegal Sari II kecamatan Medan Area.Mendapat laporan lurah Tegal Sari II Kecamatan Medan Area langsung datang bersama perangkat dan Kepling setempat ke rumah orang tua Kiki di Jalan Bromo gang Sentosa Tegal Sari II. Di kesempatan itu Ibu kandung Kiki bermohon kepada Walikota Medan Bobby Nasution untuk melihat kondisi Keluarga mereka merawat anaknya Kiki yang sakit.
“Pak lurah datang bersama orang kelurahan dan Kepling lalu semua didata dan di foto kondisi rumah dan foto Kiki yang sakit, dan Lurah katakan segera kordinasi dengan pak Camat, Dinas sosial dan Dinas Kesehatan, sifatnya membantulah,” ucap Sri Wahyuni Ibu kandung Kiki sundari dengan berurai air mata.
“Kepada Bapak Walikota Medan Bapak Bobby Nasution Kami sekeluarga mohon perhatian dan bantuannya untuk pengobatan anak Kami Kik Sundari yang sakit terbaring di tempat tidur, tolonglah pak Bobby kami wargamu,”ucap Sri Wahyuni ibu kandung Kiki Sundari penuh harapan.
Parahnya Sakit Kiki Sundari yang terbaring di tempat tidur anaknya masih kecil- kecil di kabar Nezza kepada komunitas Warga yang tergabung dalam Gabungan Anak Seto (GAS) yang di Respon cepat bergotong royong berikan donasi membantu Kiki Sundar yang sakit terbaring lemah di tempat tidur.
“Alhamdulillah hari pertama sudah terkumpul donasi dari komunitas Gerakan Anak Seto (GAS) sebesar Rp 400.000 ( empat ratus ribu) bisa untuk kebutuhan sehari-hari Kiki dan Keluarganya,” Ujar Yani akrab dipanggil Bude didampingi Nezza saat menyerahkan donasi dari GAS.
“Selain Komunitas GAS juga ada bantuan dari Owner SPBU Bakti Bapak P.Manurung berguna untuk kebutuhan Pampers, Susu, buah dan Snack.kemudian Bantuan Sembako dari GAPPI diserahkan Ibu Siti Masyitah Siburian untuk kebutuhan makan keluarga mereka sehari- hari,”pungkas Nezza Syahfitri menutup pembicaraan.
Kiki Sundari yang sakit usus bocor terbaring lemah di tempat tidur di rumah orang tuanya di jalan Bromo gang Sentosa sebelumnya tinggal bersama suami dan kedua anak kandungnya yang masih kecil di jalan Seto gang Pribadi dikarenakan tak ada yang mengurus anaknya masih kecil dan seorang anaknya kategori berkebutuhan khusus di butuhkan pengawasan khusus.Dan setelah viralnya berita Kiki banyak warga, komunitas yang peduli membantu Kiki








