Home / Uncategorized / Kepsek dan Guru SMPN 8 Medan Praktikkan Kepada Siswa Indahnya Berbagi Sesama

Kepsek dan Guru SMPN 8 Medan Praktikkan Kepada Siswa Indahnya Berbagi Sesama

Medan, (infokasus24.com) – Mengusung thema “Anggun dalam Moral Unggul dalam Intelektual” Kepsek dan Guru-guru SMPN 8 Medan praktik langsung kepada Siswa indahnya berbagi kepada sesama dengan berbagi sembako kepada 35 orang Siswa keluarga kurang mampu sumbangan dari Guru-guru dan Kepsek SMPN 8 Medan dan berbaur dengan murid berbagi takjil berbuka puasa kepada pelintas jalan di depan SMPN 8 Medan dalam Kegiatan Pesantren kilat Ramadan 1446 H di SMPN 8 Medan yang berlangsung tiga hari dari Kamis s/d Sabtu (15/3/2025)

“Alhamdullilah kegiatan ini, SMPN 8 Medan berbagi sembako kepada 35 orang murid dari keluarga kurang mampu dananya sumbangan Ibu Bapak guru dan kepsek SMPN 8 Medan”, ungkap Kepsek SMP 8 Medan, Sitara Simatupang, S.Pd., MM.

“Sekalian menjelang berbuka puasa, para Siswa, Guru-guru, dan adek-adek Mahasiswa dari UINSU pembina kegiatan pesantren kilat berbagi takjil di depan Sekolah”, ujarnya.

Bersama Guru Agama Islam Maimunah MA, Ketua kegiatan Pesantren kilat yang juga pembina Rohis Kepsek SMPN 8 Medan memantau jalannya kegiatan pesantren kilat, ikut berbagi Sembako serta berbaur bersama Siswa ikut berbagi takjil

“Tadi saya lihat secara langsung, ada bimbingan kerohanian kepada murid. Semoga dengan adanya kegiatan ini Siswa-siswa bisa mengedepankan moral dan sikap toleransi, dan saling menghormati antar sesama umat beragama”, imbuhnya.

Sementara itu, Maimunah MA selaku penanggung jawab kegiatan pesantren kilat Ramadan 1446 H SMPN 8 Medan mengatakan pesantren kilat ini merupakan agenda rutin tahunan pada saat bulan suci Ramadan bertujuan mendidik moral Siswa agar lebih baik kedepannya.

“Kegiatan yang kami laksanakan agenda rutin tahunan sekolah, berpuasa baik untuk penguatan pendidikan karakter, selain siswa beragama Islam, Siswa non-muslim juga melaksanakan retreat kerohanian dibimbing Guru Agama Kristen Pak Marlis”, katanya lagi.

Selanjutnya Maimunah menerangkan kegiatan pesantren kilat Ramadan dengan berbagai kegiatan seperti tadarus, tata cara salat dhuha, tata cara salat Fardu, pemahaman tentang Islam dan diskusi dan tanya jawab tentang aturan dalam beribadah.

“Apakah artinya kepintaran kalau tidak dibarengi iman dan moral yang baik itulah maksud dan tujuan kegiatan pesantren kilat Ramadan yang dilaksanakan saat ini”, pungkasnya.

Tampak dilokasi kegiatan Pesantren kilat Ramadan, semua Siswa SMPN 8 Medan tekun ikuti bimbingan dan arahan guru dan Abang dan kakak Mahasiswa dari UINSU yang sesekali membuat segar suasana dengan mendengarkan pengalaman siswa dan berdiskusi tentang pemahaman moralitas, toleransi, saling menghormati dan saling berbagi. Acara berlangsung sukses dan lancar. (Agus Salim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *