Home / Uncategorized / Kepala Desa Sion Selatan Kabupaten Humbahas Dinilai Warga Arogan, Bantuan dari ADD Diduga Tidak Tepat Sasaran!

Kepala Desa Sion Selatan Kabupaten Humbahas Dinilai Warga Arogan, Bantuan dari ADD Diduga Tidak Tepat Sasaran!

Humbahas,(Infokasus24) – Kepala Desa Sion Selatan, Kecamatan Parlilitan, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) dituding warga mirip raja – raja kecil dan kerab berlaku arogan kepada masyarakat.

Hal ini diutarakan warga yang meminta namanya agar dirahasiakan wartawan menuturkan bahwa Kepala Desa (Kades) Jonner Tinambunan mengusir warga saat pembagian bantuan bibit jagung.

” Kami datang ke kantor desa, di dusun janji karena mendengar ada bantuan bibit jagung. Namun sampai disana, Kades menyuruh kami pulang. Katanya, ” kenapa kalian datang, kami tidak ada menyuruh kalian datang. Pigi… pigi.. sana ” ujar warga menirukan ucapan Jonner Tinambunan saat itu, Kamis (13/06/2024)

Diketahui, bibit jagung bersumber dari Anggaran Dana Desa (ADD) itu dikeluhkan warga kurang transparan.

Tidak hanya itu, warga juga mengeluhkan, bantuan dari Desa Sion Selatan kerab mengutamakan kepentingan Kepala Dusun (Kadus) maupun kroni – kroni sang Kepala Desa saja ujar warga.

Warga lainnya juga mengeluhkan bantuan yang dianggarkan dari Dana Desa untuk bantuan warga bagi Lanjut Usia (Lansia).

Anggaran dana desa dari ADD untuk warga lansia di Dusun ll sudah dua tahun terakhir tidak disalurkan bagi warga penerima program tersebut

Data dihimpun penyaluran anggaran dana desa untuk 153 desa di Kabupaten Humbang Hasundutan sejak 2015-2023 tembus Rp 1 Triliun atau sebesar Rp 1.021.265.088.000.,

Dana itu dialokasikan untuk lima (5) bidang yaitu penyelenggaraan pemerintahan desa, pelaksanaan pembangunan desa, pembinaan kemasyarakatan, pemberdayaan masyarakat dan penanggulangan bencana darurat dan mendesak.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Desa Sion Selatan, Kecamatan Parlilitan Jonner Tinambunan dalam sambungan celular mengatakan bahwa bibit jagung yang diserahkan kepada warga bersumber dari alokasi dana desa.

” Bibit jagung dari toko 500 kilo gram dianggarkan dari dana desa” ucap Jonner.

Disinggung terkait adanya warganya yang mengeluhkan pembagian bibit jagung tersebut terkesan tebang pilih dan Kepala Desa berlaku arogan serta bibit jagung dikuasai oleh para kadus. Mendengar itu, Jonner Tinambunan membantah dan mengatakan tidak ada mengusir.

” Gak ada kita ngusir disini, tak pernah itu, tak pernah kita. Gak ada itu kita sarankan kita cek. Kita suruh kesana cek lahannya ” kilah Jonner terbata – bata.

Disinggung kembali, adanya keluhan warga bagi penerima bantuan dari ADD untuk lansia dua tahun terakhir ini tidak disalurkan. Padahal warga sebelumnya mendapatkan bantuan tersebut. Namun, lagi – lagi Jonner Tinambunan membantah hal itu, dia bersikukuh mengatakan bahwa ia tidak mengetahui hal itu dengan alasan kadus tak ada laporan ucapnya.

” Gak ada itu ah nggak ada.. gak ada pak kadusnya pun gak pernah laporan pak ” kata Jonner.

Dilain sisi, warga meminta pihak pemerintahan maupun Aparat Penegak Hukum (APH) untuk mendalami peruntukkan anggaran Dana Desa di Desa Sion Selatan guna peruntukannya tepat sasaran dan transparan diketahui oleh warga.

(JG).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *