Home / Uncategorized / Perjudian di Wilkum Polres Serdang Bedagai Mencuat, Kasat Reskrim Polres Sergei Sebut Begini

Perjudian di Wilkum Polres Serdang Bedagai Mencuat, Kasat Reskrim Polres Sergei Sebut Begini

Serdang Bedagai,(Infokasus24.com)- Pasca diberitakan aktivitas perjudian diwilayah polres Serdang Bedagai masih marak, meski pemerintah pusat telah mengintruksikan kepada jajarannya kepolisian agar segala jenis perjudian offline maupun online untuk diberantas, namun masih saja ditemukan beberapa titik di wilayah Serdang Bedagai, Sumatera Utara,”Senin (15/07).

Kapolres melalui Kasat Reskrim polres Serdang Bedagai AKP John Harto Panjaitan dalam percakapan mengatakan, harus berapa kali kujawab kenapa dibilang bungkam satu kali tidak kita layani beginilah bahasa kalian, inilah namanya jelek-jelekkan aja aparat.

Tambahnya, kalau satu kali tidak dilayani, jadi sudah dilayani sebelumnya diabaikan begitu, tidak selamanya situasi itu sama, kita tidak selamanya bisa merespon karena kadang-kadang sibuk, rapat kadang ini tapi bukan bungkam bos, sepuluh kali kita jawab sekali tidak dijawab kok itu yang dibesar-besarin,” bebernya.

Disinggung informasi yang dihimpun wartawan dilapangan bahwa terduga bandar perjudian Inisial JS dikenal licin dan luput dari penindakan. Kru awak media ini juga telah menyampaikan detail denah alamat lokalisasi perjudian yang meresahkan masyarakat setempat.

Diberitakan sebelumnya maraknya perjudian di Wilayah Hukum (Wilkum) Polres Sergei menyisakan tanda tanya besar. Pasalnya, perjudian yang kerab mengganggu keharmonisan rumah tangga ditengah – tengah masyarakat itu bebas leluasa beroperasi hingga saat ini.

Diketahui, lokasi judi itu sangat strategis yang berada di Dusun 4,Desa Penggalangan kampung Tempel tepat jalan besar simpang Kampung Pon, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai tepatnya dari jalan besar masuk kedalam kurang lebih 500m sebelah kiri tak jauh dari rumah ibadah HKI dan juga rumah penduduk,jenis perjudian seperti, Meja Ikan -ikan, rolette dan lainnya.

Seperti dikisahkan seorang ibu rumah Tangga inisial GT baru – baru ini, suaminya yang kerab pulang subuh akibat kecanduan bermain judi meja ikan – ikan.

” Kurasa emak – emak dulu yang turun tangan demo disitu. Gimana gak palak coba, gaji tak seberapa sudah main judi, anak – anak butuh makan butuh uang sekolah ” cetusnya, Kamis (11/07).

Keresahan warga dalam situasi ekonomi yang sulit ditambah leluasanya bandar perjudian ikut nimbrung “meracuni” warga. Warga sudah resah, dan menunggu reaksi dari Kepolisian setempat.

Hal ini sudah disampaikan awak media kepada pihak aparat penegak hukum, Kapolres melalui Kasat Reskrim Sergei dinomor kontak whatshapp 0812 – 7222 – XXXX akan tetapi memilih diam seribu bahasa dan tak merespon sama sekali.

Awak media ini telah menyampaikan hal ini kepada Kapolres melalui kasat Reskrim Sergei berikut berupa konfirmasi dan Foto akan tetapi tidak digubris.

Berlanjut awak media kembali menyampaikan bahwa perjudian tersebut masih bebas beroperasi berikut dengan bukti Foto Namun lagi – lagi Kasat Reskrim memilih bungkam dan tak merespon.

Melihat tidak adanya respon, Awak media menyampaikan kepada Kapolres melalui Kasat Reskrim Polres Sergei AKP John Harto Panjaitan, namun lagi – lagi tidak ada tanggapan hingga muncul rumor bahwa jargon yang digaungkan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Presisi Polri berkaitan dengan konsep transformasi layanan polri yang lebih terintegrasi, transparan, dan cepat seolah tidak berjalan di Polres Sergei, Polda Sumatera Utara.

Pada titik ini perjudian dikelola oleh salah satu Big Bos inisial JS dan dianggap kebal hukum.

Parahnya lagi, lokasi sangat strategis berada persis pinggir jalan besar seolah tak terpantau oleh aparat penegak hukum. namun sang bandar masih bisa lolos dari jeratan hukum dan lagi – lagi dapat leluasa mengembangkan sayap bisnisnya.

(Tim/JG).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *