Home / Uncategorized / Kapolres Pelabuhan Belawan Dinilai Gagal “Sikat” Bisnis Gelap

Kapolres Pelabuhan Belawan Dinilai Gagal “Sikat” Bisnis Gelap

Belawan,(Infokasus24 .com)- Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Janton Silaban dianggap tak mampu menjalankan instruksi Kapolri. Diketahui, hingga kini terduga bandar berinisial Asen masih tetap menjalankan bisnis gelapnya diwilayah medan bagian utara.

Informasi dihimpun wartawan, sebelumnya perjudian meja ikan – ikan didominasi merek GBM 99 di wilayah medan bagian utara, kini berangsur – angsur sebagian terlihat mulai ditutup. Hal ini diduga akibat gencarnya media massa menyoroti aktivitas perjudian yang dikendalikan sang bandar.

Aksi kucing – kucingan dengan Aparat Penegak Hukum (APH) pun mulai diperankan. Pasalnya di Jalan M. Basir persisnya sebelah Marelan Poin yang sebelumnya ditindak Kepolisian setempat kini dibuka kembali secara sembunyi – sembunyi.

Informasi diperoleh dari seorang warga yang meminta namanya agar disamarkan sebut saja namanya Bayu mengatakan bahwa praktik judi meja ikan – ikan milik inisial Asen tetap buka dititik ini pada malam hari.

” Judi di Marelan Poin tetap buka, tapi mereka buka malam hari, masuknya lewat pintu belakang ” ucap Bayu, Kamis (08/08).

Tidak hanya dititik ini, berlanjut dititik kedua di Jalan M Basir tepatnya disebuah warung kopi berpagar seng, aktivitas perjudian masih tetap beroperasi seperti biasanya.

Presepsi negatif telah timbul dikalangan publik. Pasalnya, apa yang disampaikan baru – baru ini oleh Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Janton Silaban hanya isapan jempol semata.

Semangat AKBP Janton Silaban yang sebelumnya mengatakan kalau buka lokasi perjudian akan “disikat” hanya pencitraan semata. Terbukti hingga kini terduga sang bandar belum berhasil diungkap meski lokasi dan terduga pelakunya secara gamblang disampaikan kepada Kapolres.

” Lokasi yang mana boss. Kalau yang buka kita akan sikat itu. Kalau dihajar sekarang tanggal 11 tutup semua nanti. Karena tanggal 11 kita ada operasi pekat ” tulis AKBP Janton Silaban saat itu.

Ironisnya, hingga saat ini operasi pekat yang dimaksud dalam keterangan resminya tak kunjung dipaparkan ke publik.

Tidak hanya itu, dikonfirmasi lanjutan mengenai keberadaan perjudian ikan – ikan diwilayah hukumnya, kini AKBP Janton mendadak bungkam dan enggan menanggapi konfirmasi wartawan.

(Tim/JG)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *