
Medan,(infokasus24.com)– Forum Wartawan Kejaksaan Sumatera Utara (Forwaka Sumut) menggelar pertemuan rutin, Rabu (17/12/2025) di Griya Kopi, Jalan Amir Hamzah, Medan. Rapat ini dipimpin langsung oleh Ketua Forwaka Sumut, Irfandi, bersama Sekretaris T Andry Pratama SPd, Bendahara Awaluddin Lubis, serta seluruh pengurus dan anggota.
Pertemuan tersebut fokus membahas sejumlah isu aktual, terutama mitigasi bencana banjir yang melanda Sumatera Utara akhir-akhir ini, rehabilitasi penggundulan hutan, serta kerusakan alam akibat perambahan ilegal.
Kerusakan Hutan Perparah Dampak Banjir Sumut
Dalam diskusi, para jurnalis menyoroti peran pers dalam membangun komunikasi dengan pemangku kepentingan, khususnya penegakan hukum terhadap praktik perambahan hutan dan penanganan bencana bagi masyarakat terdampak.
Ketua Forwaka Sumut, Irfandi, menekankan bahwa penanganan bencana alam harus menjadi prioritas serius pemerintah. Meski mengakui upaya penanganan saat ini sudah maksimal, seperti penyediaan infrastruktur dan evakuasi pengungsi, ia mengingatkan bahwa kerusakan lingkungan menjadi faktor utama yang memperburuk banjir.
“Perubahan cuaca ekstrem tidak mungkin membawa gelondongan kayu. Kerusakan hutan akibat ulah manusia justru memperparah bencana, merusak fasilitas, dan menimbulkan korban jiwa serta kerugian harta benda,” ujar Irfandi.
Rencana Investigasi Perambahan Hutan
Forwaka Sumut berencana mengerahkan tim investigasi untuk menelusuri dugaan perambahan hutan di wilayah terdampak banjir, seperti di Medan, Deli Serdang, dan Langkat. Hasil investigasi akan diserahkan kepada aparat penegak hukum serta menjadi bahan pemberitaan media anggota Forwaka.
Usulan ini mendapat dukungan penuh dari para jurnalis yang hadir. Forwaka Sumut juga akan berkoordinasi dengan wartawan di kabupaten/kota terdampak untuk pengumpulan data lapangan yang lebih akurat.
Bantuan untuk Korban Banjir dan Perayaan Natal Bersama
Sebelumnya, Forwaka Sumut telah aktif menyalurkan bantuan kepada korban banjir di berbagai daerah, termasuk bahan pangan, uang tunai, dan pendampingan medis.
Koordinator Relawan Peduli Bencana Forwaka Sumut, Supardi, menyampaikan bahwa donasi dari anggota, Kajati Sumut, donatur, dan relasi jurnalis telah disalurkan ke ratusan wartawan serta masyarakat terdampak di Medan, Deli Serdang, dan Langkat.
“Kami telah salurkan ratusan paket sembako. Dalam waktu dekat, bantuan akan disalurkan ke Kecamatan Tanjung Pura dan Berandan di Kabupaten Langkat,” kata Supardi.
Selain itu, Forwaka Sumut menggelar rangkaian kegiatan Natal dengan tema kebersamaan dan berbagi. Ketua Panitia Natal, Bistok Malau SH, mengungkapkan bahwa bantuan sembako akan disalurkan ke panti asuhan dan jemaat terdampak banjir.
Irfandi juga menyampaikan ucapan selamat Natal kepada jurnalis yang merayakan, serta apresiasi kepada Kajati Sumut Harli Siregar beserta jajaran atas dukungan terhadap kegiatan positif insan pers.
Pertemuan ini diharapkan memperkuat peran wartawan dalam mengawal isu lingkungan dan bencana di Sumatera Utara, sekaligus mendorong penegakan hukum yang lebih tegas terhadap pelaku kerusakan alam. (BM-red).





