Home / Ragam / Wali Kota Medan Melantik 12 Direksi BUMD

Wali Kota Medan Melantik 12 Direksi BUMD

Foto : Walikota Medan Rico Waas usai melantik 12 direksi PUD di Ruang Rapat III Kantor Wali Kota Medan, Senin (5/1/2026).
Foto : Walikota Medan Rico Waas usai melantik 12 direksi PUD di Ruang Rapat III Kantor Wali Kota Medan, Senin (5/1/2026). (BM).

Medan,(infokasus24.com) – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan bahwa pengangkatan direksi Perusahaan Umum Daerah (PUD) bukan sekadar formalitas jabatan, melainkan amanah besar untuk membenahi dan mengembangkan badan usaha milik daerah (BUMD) agar lebih profesional, sehat secara finansial, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Medan.

“Pelantikan ini bukan untuk mencari status, tetapi untuk mengabdi kepada Kota Medan dan membenahi perusahaan daerah agar benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” tegas Rico Waas usai melantik 12 direksi PUD di Ruang Rapat III Kantor Wali Kota Medan, Senin (5/1/2026).

Acara pelantikan tersebut dihadiri Ketua DPRD Kota Medan Wong Chun Sen, Wakil Wali Kota H. Zakiyuddin Harahap, Sekretaris Daerah Wiriya Alrahman, serta para asisten di lingkungan Pemkot Medan. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Keputusan Wali Kota Medan Nomor 900.1.13.2/0102 tanggal 2 Januari 2026 tentang Pengangkatan Direksi PUD Pasar, PUD Pembangunan, dan PUD Rumah Potong Hewan (RPH) untuk masa jabatan 2026–2030.

Susunan Direksi yang Dilantik
PUD Pasar Kota Medan (fokus modernisasi pasar tradisional di tengah perubahan pola belanja masyarakat dan kemajuan teknologi ):
– Direktur Utama: Anggia Ramadhan, SE, M.Si
– Direktur Operasional: Agus Syahputra, S.Pi, M.Si
– Direktur Administrasi dan Keuangan: Bobby Octavianus Zulkarnain, SE
– Direktur Pengembangan dan SDM: Rudiansyah, S.Sos

PUD Pembangunan Kota Medan (penekanan pengelolaan aset daerah secara maksimal dan pembukaan peluang investasi):
– Direktur Utama: Karya Septianus Bate’e, SSTP, M.A.P
– Direktur Operasional: Surya Kurniawan, ST
– Direktur Umum dan Keuangan/SDM: Endang Junaidi, SP
– Direktur Pengembangan: Wendy Meilanda

PUD Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Medan (strategi peningkatan kualitas layanan dan daya saing operasional):
– Direktur Utama: Irwansyah Gultom
– Direktur Operasional: Jadi Pane, S.Pd, MM
– Direktur Umum dan Keuangan/SDM: Ardiansyah, S.Pd.I
– Direktur Pengembangan: Rosmidawati Lubis, SS

Harapan dan Penegasan Keras dari Wali Kota

Rico Waas menjadikan pelantikan awal tahun ini sebagai momentum semangat baru bagi BUMD Kota Medan. Ia menekankan bahwa ketiga PUD memiliki potensi besar sekaligus tantangan berat yang memerlukan kepemimpinan kuat dan strategi tepat.

“Kami tidak menuntut perubahan instan, tetapi langkah perbaikan yang terukur dan berkelanjutan. Perusahaan daerah harus sehat, menghasilkan keuntungan secara benar, serta berkontribusi pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ujarnya.

Secara khusus, untuk PUD Pasar, Wali Kota meminta pembenahan fasilitas, pengelolaan, kebersihan, serta modernisasi agar pasar tradisional tetap kompetitif dan mendukung UMKM termasuk generasi muda.

Pada PUD Pembangunan, aset daerah harus dikelola optimal tanpa dibiarkan mangkrak, dengan pendekatan inovatif dan peluang investasi. Sementara PUD RPH diminta menyusun strategi untuk meningkatkan layanan dan operasional agar lebih berdaya saing.

Rico Waas juga meminta seluruh direksi segera memaparkan strategi pengembangan perusahaan dalam waktu dekat, dengan target menjadikan BUMD lebih profesional dan profitable sepanjang 2026, didukung penuh Pemkot Medan.

Dalam penutup arahannya, ia mengingatkan dengan tegas pentingnya menjaga integritas: 
“Saya ingatkan dengan tegas, jangan bermain-main dan jangan masuk ke ranah pelanggaran hukum. Jaga marwah perusahaan daerah yang Saudara pimpin.”

Direktur Utama masing-masing PUD bertanggung jawab langsung kepada Wali Kota melalui Dewan Pengawas, sementara direktur lainnya bertanggung jawab kepada Direktur Utama sesuai bidang tugas.

“Tahun 2026 harus menjadi awal kebangkitan perusahaan daerah Kota Medan agar lebih kuat, profesional, dan menjadi kebanggaan masyarakat,” pungkas Rico Waas optimis.

Pelantikan ini diharapkan menjadi langkah awal reformasi BUMD di ibu kota Provinsi Sumatera Utara, sejalan dengan visi pembangunan kota yang lebih maju dan berorientasi pelayanan publik. (BM-red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *