
GUNUNGSITOLI ,(infokasus24.com) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Gunungsitoli angkat bicara terkait rumor yang beredar luas di media sosial mengenai penangkapan salah satu pejabatnya. Kepala Kejaksaan Negeri Gunungsitoli, Dr. Firman Halawa, S.H., M.H., secara tegas membantah kabar yang menyebut Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) telah diamankan oleh tim Kejaksaan Agung (Kejagung) RI.
Firman menyatakan bahwa informasi tersebut 100 persen tidak benar alias hoaks. Saat ini, seluruh jajaran di Kejari Gunungsitoli tetap solid dan beraktivitas normal.
“Yang bersangkutan saat ini berada di kantor dan tengah menjalankan kegiatan kedinasan sebagaimana mestinya,” ujar Firman Halawa dalam keterangan resminya, Selasa (19/5/2026).
Kondisi Internal Kejari Gunungsitoli Tetap Kondusif
Menurut Firman, isu miring tersebut sama sekali tidak mempengaruhi roda organisasi di internal kejaksaan. Khususnya pada Seksi Tindak Pidana Khusus, para personel tetap bekerja secara profesional dan kondusif dalam menjalankan tugas-tugas penegakan hukum.
Ia menegaskan bahwa institusinya selalu berkomitmen untuk menjaga transparansi dan keterbukaan informasi publik kepada masyarakat.
Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu liar yang sengaja dihembuskan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Diduga Upaya Pelemahan Penegakan Hukum
Pihak Kejari Gunungsitoli menduga ada motif tertentu di balik penyebaran berita bohong ini. Isu ini dinilai sengaja digulirkan untuk menggiring opini publik yang negatif serta merugikan nama baik institusi Korps Adhyaksa, terutama di tengah gencarnya upaya pemberantasan korupsi di daerah.
Masyarakat diminta untuk melakukan verifikasi terlebih dahulu ( check and recheck ) ke institusi resmi sebelum menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.
Gencar Ungkap Kasus Korupsi Kasus Korupsi di Daerah
Sebagai informasi, dalam beberapa bulan terakhir, Kejari Gunungsitoli memang sedang gencar-gencarnya mengungkap dan menangani sejumlah perkara dugaan korupsi besar yang tersebar di beberapa kabupaten/kota di wilayah hukumnya.
Berkat ketegasan tersebut, jajaran Kejari Gunungsitoli sebenarnya sedang menuai banyak apresiasi dari berbagai elemen masyarakat yang mendukung penuh upaya pembersihan praktik rasuah di daerah tersebut. Isu penangkapan ini pun diduga kuat menjadi salah satu upaya untuk melemahkan semangat penegakan hukum yang sedang berjalan. (BM-red)







