
Kepsek SMPN 36 Medan Pulungan Nababan SPd saat berikan keterangan di ruang kerjanya.
Medan,(Infokasus24.com)- Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) Ke – 79, diperingati UPT SMPN 36 Medan diwarnai beragam perlombaan Permainan Tradisional Rakyat tempo dulu. Bentuk Permainannya sangat sederhana namun membutuhkan kesiapan fisik yang prima dan dimainkan dengan riang gembira.
Dibuka resmi oleh Kepsek SMPN 36 Medan Pulungan Nababan, S.Pd, dihadapan seluruh Guru dan Siswa SMPN 36 Medan mengatakan bahwa peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke 79 bentuk penghormatan atas pengorbanan para Pahlawan dalam merebut Kemerdekaan.
Melalui Komite Permainan Rakyat Olah Raga Tradisional Indonesia (KPOTI ) gencar sosialisasikan Permainan tradisional Rakyat di lingkungan Dinas Pendidikan sebagai upaya melestarikan warisan budaya bangsa.

Kepsek Pulungan Nababan, S.Pd, mendampingi Ketua Panitia kegiatan Semri Sebayang, S.Pd, dalam pelaksanaan kegiatan perlombaan permainan tradisional Rakyat.
“Kemajuan teknologi sekarang anak- anak lebih memilih permainan yang ada di Media Sosial (Medsos) di HP, sehingga di kuatirkan Permainan Rakyat hilang tergerus kemajuan teknologi dan ini perlu kita lestarikan,” Ujar Kepsek SMPN 36 Medan.
“Pemerintah Kota Medan (Pemko Medan) melalui Dinas Pendidikan Kota Medan menganjurkan agar Permainan Tradisional Rakyat agar dilestarikan dilingkungan Pendidikan, utamakan di sekolah – Sekolah baik itu perlombaan antar siswa di dalam lingkungan sekolah maupun perlombaan antar siswa dengan sekolah lainnya dan di Perayaan hari – hari besar Kenegaraan seperti Peringatan Hari Kemerdekaan RI saat ini,” Imbuhnya lagi.
Pulungan Nababan, S.Pd, Kepsek yang sukses merubah penampilan Sekolah SMPN 36 Medan menjadi lebih baik, disiplin, asri dan nyaman, kembali menerangkan bahwa beragam jenis permainan tradisional Rakyat yang diperlombakan peserta didik SMPN 36 Medan seperti 1. Jalan cepat Terompa/ Bakiak, 2. Lari Guli, 3.Lari Karung Goni, 4.Lari Balok dan Halang Rintang /Gobak Sodor, bermanfaat bagi kesehatan, dan kegembiraan.
“Soalnya, Kegiatan lomba seperti ini membutuhkan kesiapan fisik yang prima dan mengukuhkan nilai-nilai kekompakan di antara sesama siswa dimainkan dengan riang gembira,” Bilangnya lagi
“Adapun permainan tradisional rakyat yang diperlombakan pertama, lomba jalan cepat Terompa Bakiak perorangan dan beregu, Kedua, lomba lari guli perseorangan putra – putri. Ketiga, lomba lari pakai karung goni putra – puteri, Keempat, lomba gobak Sodor halang rintangan ( Sambar elang) beregu putra – putri, dan Lari balok perseorangan putra dan putri,” Sambung Nababan lagi.
Di momen HUT RI tahun ini, Pulungan Nababan berpesan kepada siswa yang ikut dalam perlombaan agar semangat dan menjunjung sportifitas yang tinggi dengan perlombaan permainan tradisional rakyat yang digelar sebagai upaya agar permainan Tradisional Rakyat tetap hidup dan lestari.
“Kita harus sehat, semangat dan menjaga sportifitas yang tinggi dalam bertanding karena menjadi juara bukanlah segalanya namun kekompakan dan saling menghargai adalah maksud dan tujuan perlombaan ini,” Katanya lagi.
“Mari kita bersama-sama bergembira, bersuka cita melaksanakan acara perlombaan olahraga permainan tradisional rakyat yang sudah disiapkan,” ujarnya.
“Kegiatan ini bertujuan sebagai upaya kita untuk melestarikan permainan tradisional Rakyat Warisan budaya bangsa yang perlu dilestarikan,” Pungkas Nababan menutup pembicaraan. (Ags)








