
Pandrah,(Infokasus24.com)- Masyarakat Desa Meunasah Teungoh menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) yang digelar di Meunasah Teungoh, Kecamatan Pandrah, sekaligus musyawarah tahunan dengan para pemangku kepentingan desa untuk mensepakati Rencana Kerja Pembangunan Desa (RKP) tahun anggaran 2025 dan penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Gampong (RKPG), Selasa (14/01/2025).
Turut hadir dalam acara Musrembangdes
Lettu inf. Rusli danramil /10 Pandrah beserta Babinsa, Kapolsek Pandrah Iptu Hariono, Babinkamtibmas, sekcam Safrizal ,S,.T, Keuchik Armia, Kasi PMG, kader PKK, pendamping desa Eriyani S,T , Sekdes Basyir S,T ,Tuha peut Zulkifli dan wakilnya ,Kadus, Tokoh keagamaan
Dalam sesi ini, beberapa topik penting dibahas, seperti penetapan prioritas program, identifikasi sumber daya yang tersedia, dan partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan anggaran untuk tahun 2025. Selain itu juga dilakukan evaluasi terhadap program-program sebelumnya untuk memperbaiki efektivitas kegiatan di masa mendatang.
Musrenbangdes diadakan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, meningkatkan kualitas pembangunan, mengurangi ketimpangan, menguatkan kelembagaan desa, membantu desa menjadi lebih mandiri dan berkembang secara berkelanjutan.
Dalam Musrenbangdes desa 2025 meunasah Teungoh mengusulkan dana desa/Fisik, berupa: rumah layak huni 1, balai kuburan, rehab gedung serbaguna, rehab Pamsimas, normalisasi saluran dan pengecatan gapura.
Pemberdayaan pelatihan memasak (tata boga) /PKK, ketahanan pangan, peryataan modal BUMG, posyandu, kegiatan keagamaan, Bina keluarga Balita (BKB) .
Kemudian usulan MUSRENBANG kecamatan /fisik diantaranya ; pemeliharaan jalan simpang Ara -cot leubeng, perbaikan tanggul sungai kreung pandrah (meunasah Teungoh), rumah layak huni, peningkatan jalan usaha tani dusun kubu bate (Meunasah Teungoh), pagar kuburan desa/umum, pagar polindes, pengaspakan jalan kubu bate ( meunasah Teungoh).
Usulan bidang ekonomi: pelatihan tata boga, pengadaan bibit padi, pengadaan traktor. Usulan bidang Sosial, Biaya siswa warga kurang mampu dan pengadaan kursi roda.
Sekcam dalam arahannya memaparkan “untuk BLT yang dulu di tahun 2024 sekitar 20% (dua puluh persen) dan kini pemerintah menurunkan penggunaannya untuk mendukung Penanganan Kemiskinan Ekstrem dengan penggunaan Dana Desa paling tinggi 15 % (lima belas persen) diharapkan kepada Keuchik dan aparatur gampong agar mengadakan rapat desa untuk pembagian BLT siap yang berhak untuk menerima untuk BLT Desa di tahun 2025 dengan target keluarga penerima manfaat dapat menggunakan data pemerintah”.
Danramil Lettu infantri Rusli, menambahkan “untuk memastikan ketersediaan pangan yang cukup, serta untuk pertanian yang terjangkau seperti padi, jagung, dan sayuran, kami akan turut andil dalam mendukung program-program pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah desa. “
Hasil dari Musrenbangdes yang di gelar di desa meunasah Teungoh dagang untuk Rancangan Peraturan Desa tentang Perubahan RKPDes.
Musrenbangdes diatur dalam Permendes, PDTT No.21 Tahun 2020. ( Chan )







