
Foto : Keadaan Balqis saat dirawat dirumah sakit Haji Medan, Kamis (05/10). (M.M).
Medan,(Infokasus.24).
Balqis usia (8) thn adalah warga Jalan Letda Sujono Kecamatan Percut Sei Tuan Medan Sumatera Utara adalah merupakan anak dari pasangan suami istri yang ibunya bernama Devi Andrean dan Ayahnya bernama Edi Syahputra.
Baqis adalah anak pertama dari 3 bersaudara.

Foto : Jenajah Balqis di Rs Haji Medan saat akan dibawa pulang ke rumah duka, Kamis (05/10).(M.M)
Kematian Balqis dirumah sakit Haji Medan Jalan Slamat Ketaren Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang sangat menyedihkan dan penuh misteri.
Koronologisnya adalah berawal dari Ayah Balqis Edi Syahputra masuk penjara dan Ibunya Devi Andrean diusir warga dari kediamannya dikarenakan Devi sering berbuat tidak senonoh dan tidak menyenangkan warga setempat.
Balqis beserta kedua saudaranya diasuh oleh ibu asuhnya yang bernama Peni Elisa. Semenjak ditelantarkan ibunya, Balqis diasuh Peni Elisa selama Dua bulan lamanya.
Melihat Balqis dalam kondisi lemas dari rumah kosong yang tidak jauh dari kediaman Peni, warga langsung mengantarkan Balqis kerumah Peni dalam kondisi lemah, kemudian Peni mengantarkan Balqis kerumah Waknya yang bernama Rani.
Setiba dirumah Rani, Kamis (05/10) sekitar pukul 10.00 Wib , Rani sempat menanyakan kepada Balqis apa sebenarnya yang terjadi.
” kenapa kau nak, siapa yang bikin kau begini ” tanya Rani kepada Balqis.
” Mulut ku dilakban, kepalaku dipukuli dan pinggangku ditunjang, aku sakit kalau kencing bu “, terang Balqis menerangkan.
” Siapa yang melakukannya nak ” , lanjut Rani bertanya.
Namun naas, belum sempat Balqis menjawab Dia sudah kejang – kejang dan Rani langsung membawa Balqis kerumah sakit Haji Medan didamping dengan warga.
Tidak lama dirawat dirumah sakit Haji Medan, Balqis menghembuskan nafasnya yang terakhir dan dinyatakan oleh doker telah meninggal dunia.
Mendengar biaya dirumah sakit yang besar sekitar Sembilan Juta Rupiah dan Balqis adahlah anak yang diterlantarkan ibunya, Ria Sitorus sebagai ketua Pic Sosial Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) beserta Lia Camelia dan Santi Yeri sebagai Bacaleg DPRD Medan dari partai Gerindra Dapil 5 langsung menemui pihak humas Rumah Sakit Haji Medan Arsan Anjari dan Andi agar segera dapat meringankan beban biaya untuk dapat mengeluarkan Balqis dari Rumah Sakit untuk disemayamkan dirumah warga dan dikebumikan.
Mendengar hal tersebut Dr. Dewi Fitriana M.kes sebagai Tokoh Masyarakat Pemerhati Pendidikan dan kesehatan serta Caleg dari Partai PKB sumut dapil III yang di dampingi ibu Santi Yeri caleg dari Partai Gerindra dapil 5 yang ikut berpartisipasi dalam membantu dan mengeluarkan anak tersebut dengan memberikan biaya gratis agar almarhum Balqis segera di semayamkan dan di kebumikan.
Atas bantuan yang di berikan oleh pihak-pihak yang terlibat, warga mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya dapat membawa almarhum Balqis ke rumah duka yaitu di kediaman Fitri Wahyuni Jalan Pukat 1 Gang Suka No 2 Kecamatan Tembung Kabupaten Deli Serdang dan segera di kebumikan.
Terpisah, saat dihubungi Ayah Balqis di Rumah Tahanan melalui telepon seluler, bahwa ayah Balqis meminta Jenazah anaknya almarhum Balqis agar segera di autopsi dan meminta agar pihak Aparat Penegak Hukum untuk membongkar apa sebenarnya penyebab kematian Balqis .
(M2)







