
Medan, (Infokasus24.com) – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan kembali menunjukkan komitmennya dalam program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui panen raya sayur sawi pahit sebanyak 300 kilogram, yang dilaksanakan, Selasa (17/03/2026) mulai pukul 10.15 wib hingga selesai di lahan beranggang luar penanaman sawi pahit.
Kegiatan ini melibatkan Kepala Bidang Kegiatan Kerja, Yan Patmos, Kepala Seksi Bimbingan Kerja, Kepala Seksi Pengolahan Hasil Kerja, Kepala Seksi Sarana Kerja, staf kegiatan kerja, serta anak magang Lapas Kelas I Medan.
Seluruh peserta berperan aktif dalam proses panen sebagai bagian dari implementasi program pembinaan kemandirian di bidang pertanian.
Panen raya ini merupakan hasil dari kegiatan kerja WBP dalam mengelola lahan pertanian, khususnya budidaya sayur sawi pahit.
Selain sebagai sarana pembinaan, hasil panen juga memiliki nilai ekonomis dengan dipasarkan ke pasar induk dan bahan makanan (bama), sehingga memberikan kontribusi nyata terhadap produktivitas Lapas.
Kepala Bidang Kegiatan Kerja, Yan Patmos, menyampaikan bahwa tidak hanya bertujuan untuk menghasilkan produk pertanian, tetapi juga sebagai bentuk pembekalan keterampilan bagi WBP agar memiliki kemampuan yang bermanfaat setelah kembali ke masyarakat.
“Kami berharap WBP dapat memperoleh keterampilan di bidang pertanian yang dapat menjadi bekal kemandirian serta meningkatkan produktivitas selama menjalani masa pembinaan”, ujarnya.
Selanjutnya, jajaran kegiatan kerja bersama staf dan anak magang turut berkolaborasi dalam pelaksanaan panen raya di lahan beranggang luar.
Ditindaklanjuti dengan penyusunan laporan sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan kegiatan.
Seluruh rangkaian berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh semangat kebersamaan.
Diharapkan dapat terus berkelanjutan sebagai bagian dari upaya Lapas Kelas I Medan dalam meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian serta memberikan manfaat nyata bagi WBP dan masyarakat. (Red)







