
MEDAN,(infokasus24.com)– Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Sumatera Utara menggelar Pertemuan Konsultasi (PK) bersama seluruh pengurus daerah se-Sumatera Utara, Bertempat di Aula Gedung Jabal Nur Asrama Haji Medan, Rabu (11/2/2026)
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran istri insan Korps Adhyaksa dalam mendukung tugas kedinasan suami sekaligus menjaga marwah institusi.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumatera Utara, Dr. Harli Siregar, SH., M.Hum, selaku Pengawas IAD Wilayah Sumut, didampingi Wakajati, para Asisten, serta Kajari dari seluruh wilayah Sumatera Utara.
Turut hadir memberikan arahan secara virtual melalui Video Conference, Ketua Umum IAD Pusat, Ny. Sruningwati Burhanuddin.
Dorongan Inovasi dan Larangan Gaya Hidup Mewah.
Dalam arahannya, Kajati Sumut Dr. Harli Siregar menekankan bahwa IAD harus mampu memberikan dampak positif bagi organisasi Kejaksaan. Ia mengingatkan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan zaman namun tetap memegang teguh prinsip kesederhanaan.
“Organisasi IAD diharapkan terus berinovasi mendukung tugas kedinasan serta beradaptasi dengan kemajuan zaman. Namun, tetap jaga sikap dan hindari gaya hidup hedonisme yang dapat mengancam integritas kedinasan,” tegas Harli Siregar.
Digitalisasi dan Pemberdayaan Keluarga
Senada dengan hal tersebut, Ketua IAD Wilayah Sumut, Ny. Tiurmaida Harli Siregar, menyoroti tanggung jawab ganda yang diemban anggota IAD. Selain mengurus rumah tangga, anggota IAD dituntut berperan aktif dalam pemberdayaan ekonomi dan peningkatan akses pendidikan serta kesehatan keluarga.
Ny. Tiurmaida juga mendorong modernisasi administrasi melalui digitalisasi agar tercipta tata kelola organisasi yang transparan dan efisien.
“Sebagai Dharmakarini, harus mampu mengemban tanggung jawab dalam rumah tangga namun tetap mendukung penuh tugas kedinasan suami,” ujarnya.
Motivasi dari Pakar Komunikasi
Untuk memperkuat mentalitas anggota, IAD Sumut menghadirkan Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional, Dr. Aqua Dwipayana. Dalam sesi motivasinya, ia menekankan tiga poin utama bagi organisasi perempuan di lingkungan Kejaksaan:
* Kesederhanaan: Menjaga marwah institusi dengan tidak pamer kemewahan.
* Manajemen Waktu: Menyeimbangkan peran domestik dan organisasi.
* Dukungan Moral: Menjadi pilar emosional yang stabil bagi suami dalam menjalankan tugas negara.
Promosi UMKM dan Gelar Budaya
Acara tidak hanya diisi dengan pengarahan formal, tetapi juga dimeriahkan dengan Pergelaran Inovasi UMKM. Setiap pengurus daerah menampilkan jajanan khas daerah masing-masing dari seluruh penjuru Sumatera Utara.
Kegiatan ini ditutup dengan pertunjukan karya seni dari anggota IAD, yang bertujuan mempromosikan potensi ekonomi kreatif lokal serta mempererat silaturahmi antar pengurus wilayah. (BM-red).







